DESAIN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

Sofi Saifiyah, Ferry Ferdianto, Setiyani Setiyani

Sari


Penelitian ini mengenai desain modul pembelajaran berbasis kemampuan komunikasi matematis dan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif berupa penelitian desain didaktis. Penelitian dilatar belakangi oleh adanya hambatan belajar (learning obstacle) yang dialami siswa terkait materi persegi panjang dan persegi yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi matematis pada siswa SMP kelas VII. Salah satu solusi untuk mengatasi learning obstacle yang dialami siswa yaitu mendesain modul pembelajaran agar dapat memfasilitasi siswa dalam memahami materi persegi panjang dan persegi serta mendorong kemampuan komunikasi matematisnya. Penelitian bertujuan untuk: (1) mengetahui learning obstacle yang dialami siswa; (2) mengetahui cara mendesain modul pembelajaran yang valid sesuai dengan learning obstacle yang dialami siswa; (3) mendeskripsikan intervensi guru dalam mengimplementasikan modul pembelajaran; dan (4) mengetahui motivasi belajar siswa setelah belajar menggunakan modul pembelajaran. Subjek penelitiannya yaitu siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Palimanan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya dua macam learning obstacle yang dialami oleh siswa, modul pembelajaran yang valid setelah direvisi sesuai saran dari kelima validator dengan persentase validasi modul pembelajaran mencapai 86,80% dengan kriteria sangat valid atau dapat digunakan tanpa revisi, intervensi yang dilakukan oleh guru pada saat mengimplementasikan modul pembelajaran berupa intervensi antisipasi didaktis dan pedagogis, serta rata-rata motivasi belajar siswa setelah belajar menggunakan modul pembelajaran mencapai 83,78% yang termasuk pada kategori motivasi belajar sangat kuat.

Kata Kunci


Komunikasi Matematis, Learning Obstacle, Modul Pembelajaran, Motivasi Belajar

Referensi


Dahlan, J.A. (2011). Analisis Kurikulum Matematika. Jakarta: Universitas Terbuka.

Astuti, A., & Leonard, L. (2015). Peran Kemampuan Komunikasi Matematika Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 2(2).

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Panduan Penyususnan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.

Balitbang. (2008). Evaluasi Pelaksanaan KTSP oleh Tim Pengembang Kurikulum Propinsi. Jakarta: Depdiknas.

Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Putaka Setia.

Mukhtar. (2013). Pengembangan bahan Ajar Matematika Berbasis Masalah untuk Memfasilitasi Pencapaian Kemampuan Penalaran dan Pemahaman Konsep Siswa. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung 2013.

Rahmawati, F. (2013). Pengaruh Pendekatan Pendidikan Realistik Matematika dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. Makalah disampaikan pada seminar semirata Fakultas MIPA Universitas Lampung.

Rosita, C. D. (2014). Kemampuan Penalaran Dan Komunikasi Matematis: Apa, Mengapa, Dan Bagaimana Ditingkatkan Pada Mahasiswa. Euclid, 1(1).

Shulhany, M.A, dkk. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Dimensi Tiga dengan Pendekatan Scientific untuk Siswa. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika UMS 2015.

Sumarmo, U. (2015). Hard-Skill Matematika: Pembelajaran dan Asesmennya. Bandung: STKIP Siliwangi.

Suryadi, D. (2013). Didactical design research (DDR) dalam Pengembangan Pembelajaran Matematika. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Tirtarahardja, U., & Sulo, La S. (2005). Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Uno, B.M. (2015). Teori Motivasi & Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal KALAMATIKA terindeks Google Scholar, ISJD, DOAJ, ResearchBib, DRJI, ESJIndex, SIS, dan Cosmos Impact Factor. E-ISSN: 2527-5607 | P-ISSN: 2527-5615. Untuk info atau pertanyaan mengenai website atau jurnal secara umum, silahkan email ke kalamatika@uhamka.ac.id Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.