PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP

Main Article Content

Yenni Yenni

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kemampuan pemahaman dan koneksi matematis siswa tingkat SMP yang rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle terhadap kemampuan pemahaman dan koneksi matematiks siswa. Populasi diambil dari siswa SMP Negeri 2 Cikupa Kabupaten Tangerang berjumlah 408 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, terpilih kelas VII C sebagai kelas kontrol berjumlah 44 siswa dan VII D sebagai kelas eksperimen berjumlah 47 siswa. Kelas kontrol diberikan model pembelajaran konvensional dan kelas eksperimen diberikan model pembelajaran Learning Cycle. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan Nonequivalent control grup design. Instrument tes berbentuk uraian sebanyak 4 soal pemahaman matematika dan 5 soal koneksi matematika. Uji persyaratan analisis menggunakah Chi Kuadrat dan uji Fisher. Hasil data pretes menunjukkan kelas kontrol dan eksperimen memiliki data yang berdistribusi normal, homogen dan tidak terdapat perbedaan baik kemampuan pemahaman maupun kemampuan koneksi matematika. Hasil data postes kemampuan pemahaman matematika berdistribusi normal, homogen, dan terdapat perbedaan kemampuan pemahaman dan koneksi matematika antara kelas kontrol dan eksperimen. Hasil data postes kemampuan koneksi matematika berdistribusi tidak normal dan terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematika antara kelas kontrol dan eksperimen. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Learning Cycle berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman dan koneksi matematis siswa

Article Details

Section
Artikel
Author Biography

Yenni Yenni, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Dosen Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Tangerang

References

Ageng, Andoko., Turmudi, S., Tatang, Mulyana. (2014). Penerapan Model
Pembelajaran Connecting-Organizing-Reflecting-Extending (CORE)
untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Koneksi Matematis
Siswa Sekolah Menengah Atas. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran
Matematika (JPPM) FKIP Untirta, 2, 89-95.

Arikunto, S. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi
Aksara.

Dimyati dan Mudjiono. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.

Huda, M. (2014). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran : Isu-isu
Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Jihad, A. & Haris, A. (2012). Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta : Multi Pressindo.

Ngalimun. (2014). Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta : Aswaja Pressindo.

Rafianti I., Kartasasmita, B., Juandi D., (2013) Penerapan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Multiple Intelegences untuk Meningkatkan kemampuan Pemahaman Konsep, Penalaran Matematis dan self-Confidence Siswa MTs. JPPM Vol. 6 No. 2.

Sagala, S. (2013). Konsep dan Makna Pembelajaran untuk Membantu
Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung : Alfabeta.

Sumarmo, U. (2013). Berfikir dan Disposisi Matematik serta
Pembelajarannya. Bandung : Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas
Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas
Pendidikan Indonesia.

Sundayana, R. (2014). Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.

Suparno. (2013). Pengaruh pembelajaran Matematika Menggunakan Model Learning Cycle 7E terhadap Pemahaman Konsep dan Berfikir Kritis
Siswa MA Wahid Hasyim Kelas X Yogyakarta. Program Sarjana
Pendidikan Matematika. Yogyakarta : Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Widaningsih N, Y. (2016). Perbandingan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Antara Yang Mendapat Model Pembelajaran Course Review Horay Dan Numbered Head Together. JPPM Vol. 9 No 1.

Yenni. (2012). Peningkatan Kemampuan Pemahaman dan Penalaran Matematis Santri Putra dan Santri Putri melalui Metode Pembelajaran Kooperatif tipe TGT pada MTS Berbasis Pesantren. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.