MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN DISCOVERY DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK

Main Article Content

Windia Hadi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya dan rendahnya kemampuan penalaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan kemampuan penalaran siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas VIII pada salah satu SMP Negeri di Jakarta Barat. Sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII-D dan VIII-F yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan penalaran. Analisis data menggunakan uji-t (Independent Sample T-Test) dan Mann Whitney. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa Peningkatan kemampuan penalaran siswa yang memperoleh pembelajaran discovery dengan pendekatan saintifik lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa.

Article Details

Section
Artikel

References

Aritonang, K.T. (2008). Minat dan Motivasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Penabur No.10/Tahun ke-7. hlm. 11-21.

Arsefa, D. (2014). Kemampuan Penalaran Matematika Siswa dalam Pembelajaran Penemuan Terbimbing. Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 1, hlm. 270-277.

Haerudin. (2014). Pengaruh Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematik dan Kemandirian Belajar Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 1, hlm. 239-247.

Herdian. (2010). Pengaruh Metode Discovery terhadap Kemampuan Analogi dan Generalisasi Matematis Siswa SMP. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Hidayat, W. (2014). Penerapan Pembelajaran MEAs Terhadap Peningkatan Daya Matematik Siswa SMA. Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 1, hlm. 57-66.

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik Dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Markaban. (2006). Model Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Penemuan Terbimbing. Yogyakarta: PPPG Matematika.
National Council of Teacher of Mathematics. (2000). Curriculum and Evaluation Standards for School Mathematics. Reston,VA: NCTM.

Putri, F. M. (2011). Pengaruh pembelajaran matematika realistic terhadap kemampuan penalaran dan koneksi matematis siswa SMP. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Rahmawati, A. (2014). Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematik Siswa SMP melalui Metode Penemuan Terbimbing. Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 1, hlm. 278-282.

Rafianti, I. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Multiple Intelligences untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep, Penalaran Matematis dan Self-Confidence. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Rohmah, M. S. (2013). Pendekatan Brainstorming Teknik Round-Robin untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran, Komunikasi Matematis dan Self Awareness Siswa SMP. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Ruseffendi, H. E. T. (2006). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dan Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito

Ruseffendi, H. E. T. (2010). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non Eksata Lainnya. Semarang: Ikip Semarang Press.

Suharnan. (2005). Psikologi Kognitif (Rev.ed.). Surabaya: Srikandi.

Sugiyono. (2005). Statistika Untuk Penelitian.Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryosubroto. (2009). Proses Belajar Mengajar Di Sekolah (Rev.ed.). Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Sumarmo, U. (2013). Kumpulan Makalah Berpikir dan Disposisi Matematik serta Pembelajarannya. UPI Bandung. Tidak diterbitkan.

Wachyar, T. Y. (2012). Penerapan pendekatan kontekstual dengan penggunaan mathematical manipulative untuk meningkatkan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa SMP. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Wahyudin. (2008). Pembelajaran dan Model-Model Pembelajaran. Bandung: UPI Press.

Widyasari, N. (2013). Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Disposisi Matematis Siswa SMP Melalui Pendekatan Metaphorical Thinking. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.